Langsung ke konten utama

Catatan Pembelajaran Qiraat Qalun PBA 2A 060221

23:52
Pertemuan pertama di semester 2 
"Qiraat Imam Qalun (rawi dari imam nafi')"
Kitab yang dipelajari :  المضمنون في روايةالإمام قالون
Hlm. 5

Biografi Imam Nafi' dan Imam Qalun

🍀 Imam Nafi'
Imam Nafi' almadani, Nafi' bin Abdirrahman bin abi Nu'aim. Kuniyah beliau Abu Ru'aim, Abul hasan, Abu Abdirrahman, beliau adalah maula ja'wanah.
Lahir pada tahun 70 H, berasal dari Ashbihan. Kulit beliau berwarna hitam, sangat hitam. Merupakan salah satu imam yang tujuh, bagus akhlaknya, wajahnya manis, dan pandai bercanda. Beliau belajar qiraat dari 70 orang dari ulama tabi'in, diantaranya Abu Ja'far, Syaibah bin Nashah, Muslim bin Jundub, Yazid bin Rumman, Muhammad bin Muslim bin Syihab Azzuhri, dan Abdurrahman bin Hurmuz ala'raj.

Beliau bergelut dibidang qiraat dan mengajarkan kepada murid lebih dari 70 tahun. Beliau orang yang zuhud, dermawan, alim terhadap berbagai bacaan qiraat, mengikuti dan meneliti terhadap riwayat2 yang disampaikan oleh imam2 yang terdahulu di negaranya (madinah)

Karomah beliau :
Ada yang meriwayatkan, apabila beliau berbicara maka tercium bau harum misk (kasturi).
"Apakah anda memakai parfum ketika mengajar?" "Aku tidak mendekati parfum dan tidak menyentuhnya. Akan tetapi aku pernah bermimpi bahwa nabi membaca qur'an di dalam mulut saya. Sejak saat itu tercium dari mulutku wangi ini"

Dalam riwayat lain :
"Alangkah cerahnya wajahmu dan alangkah baiklah akhlakmu.."
"Bagaimana tidak, sesungguhnya nabi telah menjabat tanganku dan aku membaca al-qur'an di dalam mimpi."

Murid beliau diantaranya :
Imam Malik bin Anas (Imam madzhab), Laits bin Sa'ad, Ibnu Amr bin 'Ala, Isa bin Wardan, Sulaiman bin Muslim bin Jammaz, Ismail bin Ja'far dan Ya'qub bin Ja'far.

Imam Nafi' wafat di tahun 167, pada usia 99 tahun.


🍀 Imam Qalun
Beliau adalah Isa bin Mina bin Wardan bin Isa bin Abdus shamad. Kuniyah beliau adalah Abu Musa dan gelar beliau adalah Qalun. Beliau adalah qari di madinah dan sekitarnya. Beliau adalah anak tiri dari istri imam nafi'. Beliau banyak menyertai imam nafi' untuk belajar qiraat ini. Imam nafi' (ayah tiri imam qalun) sendiri lah yang memberikan gelar "qalun" yang artinya suara yang baik, dan bagus bacaannya.

Lahir di tahun 120 H, pada masa pemerintahan Hisyam bin Malik. Belajar qiraat dari imam nafi pada tahun 150 H pada masa pemerintahan al mansur.

Imam Qalun berkata : 
Aku membaca qiraat dihadapan imam nafi' tidak sampai beberapa macam, tidak hanya satu kali khatam, namun beberapa kali khatam

Berapa kali? Kamu mebaca dihadapan imam nafi
Samoai aku tidak bsia menghitungnya karena banyaknuaaa

Karomah Imam Qalun
Beliau adalah seorang yang tuli di usia yg sudah senja, tidak mendengar bunyi terompet, namun apabila mendengar bacaaan alquran maka beliau mendengar.

Wafat 220 pada masa pemerintahan alma'mun.

Dasar-dasar Qiraat menirut imam qalun
1. Mim Jama'. Apabilaterletak sebelum hurus yg berbaris maka bagi qalun ketika wahsl ad dua bacaan, sukun عليهمْ

2. Ashilatu. Mendhomahkan mim jamak dan menyambungkan mim jamak dengan waw  dan dipanjangkan sekedar dua harakat apabila setelah mim jamak bukan hamzah qatha', contohnya : عليهمُوا غير <<  عليهمْ غير
Dengan ukuran dua atau empat harakat apabila setelah mim jamak hamzah qatha', ini termasuk bab jaiz munfashil, contohnya : عليهمْ أأنذرتهم  menjadi عليهمُوا أأنذرتهم,  bisa dibaca dua harakat dan 4 harakat.


Adapun ketika wakaf, pada mim jama' maka setiap imam qiraat membacanya sukun.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perasaan yang akhir-akhir ini dirasakan

Hai.. akhir-akhir ini banyak kesibukan, ya? kadang bikin hati sama pikiran lelah. tapi, jangan sampai lupa ya dengan bahagia dan sehat kamu. itu penting, demi keberlangsungan hidupmu sebagai manusia. it's okay perlahan.. ditungguin kok. merasa ketinggalan dengan yang lain, merupakan perasaan yang kerap dirasakan, ya? gapapa, terus aja berjalan sesuai lintasanmu. manusia memang di desain cepat untuk melupakan ya, ketika melihat kenikmatan orang lain. pengen ini dan itu serba cepat, tapi lupa kalau semua itu mesti dibangun melalui proses dulu untuk mencapainya. prosesnya pun ga mudah, loh. kita sering melihat hasilnya saja, tanpa peduli bagaimana prosesnya. yaah.. begitulah. well , di tengah kegiatan yang padat ini, aku sepertinya mulai mengurangi kegiatan menulisku. entah di blog, ataupun di buku catatan pribadi.  is it different? y a.. beda aja sii menurutku. aku merasa kehilangan kesenangan itu sendiri. melewati kehidupan tanpa mendalami maknanya. hanya sekedar jalan, minim mengam...

Cerita Hari Ini

Minggu, 16 Mei 2021 Sore mendung. Menyisakan air yang menggenang. Basah di sepanjang jalan. Ya, kau pergi lagi setelah tinggal beberapa hari. Aku, bisa apa? Jika ku tanya, apa tujuanmu pergi ke sana? Mengapa kau lebih memilih pergi tempat yang jauh? Kenapa? Ah, sekali-kali ingin ku tanyakan perihal ini padamu. Bukan. Bukan maksudku menyesali kepergianmu. Hanya saja, ada rasa takut yang kurasa. Atau ini hanya salahku yang terus bergantung padamu? "Hati-hati ya, nak" ucap ibuku. Kata-kata itu membuatku ingin menangis. Kini setelah kepergianmu, aku merasa sendiri lagi. Aku bahkan merasa pusing. Capek. Gimana ya nanti aku ngelewatin ini sendiri? Baru kali ini aku mendengar ibuku mengatakan kata "nak" kepada salah satu anaknya, dan itu bukan kepadaku. Melainkan dia. Haha. Aku tau kau pasti tertawakan jika membaca ini? Lebay amat. Oh ya. Untukmu yang saat ini sedang pergi. Aku cuman mau bilang. Kalau, ibu sama abah sayang sama kamu. Lihat, ngga? Tata...